Tampilkan postingan dengan label alasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alasan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Maret 2014

Alasan Kenapa Dunia Sembunyikan Fakta Besar Tentang Kabah


Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.

Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di kawasan yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya?.”



Para astronot telah menemukan bahawa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara rasmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut ghaib yang sepertinya ada alasan tersembunyi di sebalik penghapusan website tersebut.

Setelah melakukan kajian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Kaabah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite (tidak berujung), hal ini dibuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus.

Para penyelidik Muslim mempercayai bahawa radiasi ini mempunyai ciri-ciri dan menghubungkan antara Kaabah di planet Bumi dengan Kaabah di alam akhirat.

Makkah Pusat Bumi Prof. Hussain Kamel mencari suatu fakta mengejutkan bahawa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.

Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis di atas peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan saksama kedudukan ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan unjuran garis bujur dan garis lintang.

Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sukar dan berat itu, ia dibantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeza, dan banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemui, bahawa Makkah merupakan pusat bumi.

Ia menyedari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada masa yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Ogos 1978).

Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan tinjauan yang sama ketika kajian-kajian lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.

Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahawa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.

Kajian ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeza, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, kajian ini diterbitkan di dalam banyak majalah sains di Barat.

Allah berfirman di dalam al-Quran al-Karim sebagai berikut:

‘Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al-Quran dalam bahasa Arab, supaya Ente memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya ..’ (Asy-Syura: 7)

Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai erti yang penting di dalam kultur Islam.

Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ‘ibu’ memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.

Makkah atau Greenwich
Menurut pertimbangan yang saksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh kajian-kajian dan gambar-gambar geologi yang ditinjauankan satelit, maka benar-benar diyakini bahawa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang bermula empat dekad yang lalu.

Ada banyak perbalahan ilmiah untuk membuktikan bahawa Mekah merupakan wilayah kosong bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Britain. GMT dipaksakan pada dunia ketika majoriti negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggeris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu solat.

Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit.
Read More..

Jumat, 29 November 2013

Alasan Cewek Cantik memilih Cowok Jelek

--Salam Wanita yang mencari seorang pendamping seumur hidup mungkin akan memilih pria yang kurang cakep dibandingkan mereka. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pasangan dimana sang istri memiliki penampilan lebih baik dari suaminya berdampak lebih positif dan mendukung daripada pasangan lainnya.

Para peneliti curiga alasannya adalah karena kaum pria lebih memberikan penghargaan yang lebih tinggi terhadap kecantikan sementara wanita lebih tertarik memiliki suami yang mendukung. Peneliti mengakui bahwa cantik bersifat subyektif namun studi menunjukkan adanya beberapa standar universal mengenai kecantikan termasuk diantaranya adalah, mata yang besar, wajah “baby face”, bentuk wajah yang simetris dll. Penelitian di masa lalu menunjukkan bahwa individu dengan penampilan yang mempesona saling menarik satu dengan lainnya dan sekalinya mereka menjalin asmara, dilaporkan bahwa tingkat kepuasan mereka lebih besar. Namun studi ini sebagian besar berdasarkan pada pasangan baru. Ini menunjukkan bahwa kecantikan mutlak penting dalam tahap awal suatu hubungan asmara, ujar kepala peneliti James McNulty dari Universitas Tennessee.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMXh6RsM0_pqjYtSKxK2ZgnN7txCNcH126sJh-PjfA_QbP-WjXQBgAIckfCpnW-63JK_8zv-vRJM-dCmWKU8vunOXfZQXI-bA-9GCOZ9CFS_pMbqVTifAInjxwfdZlNkfmrpPg9zhkr2ok/s400/dhyna-cewek-cantik-palembang.jpg

Namun ketertarikan fisik dalam hubungan yang lebih kuat seperti pernikahan masih menjadi suatu misteri. Pasangan Yang Mendukung Tim McNulty menilai 82 pasangan yang telah menikah mulai dari 6 bulan hingga hampir selama 3 tahun dan peserta rata-rata berusia awal hingga pertengahan 20-an. Para peneliti akan merekam setiap pasangan yang saling berdiskusi mengenai masalah personal selama 10 menit.

Kemudian rekaman itu akan dianalisa untuk melihat apakah kaum pria merupakan suami yang mendukung atau tidak terhadap beberapa masalah diantaranya adalah rencana untuk menyantap makanan yang lebih sehat, menemukan pekerjaan baru dan olahraga yang lebih sering. “Suami yang negatif akan mengatakan, ‘Ini masalahmu, selesaikan sendiri,’” ujar McNulty, “berlawanan dengan ‘Hey, aku di sini untukmu; Apa yang kamu ingin aku lakukan?; Bagaimana cara menolongmu?’”sekelompok coder terlatih menilai keatraktifan wajah dari tiap pasangannya dalam skala 1 s/d 10, dengan 10 berarti wanita paling keren.

Sekitar sepertiga dari pertisipan terdiri dari kaum istri yang lebih menarik, sepertiga lagi golongan kaum suami yang lebih menarik dan sisanya adalah pasangan biasa. Secara umum, suami dan istri akan bersikap lebih positif ketika seorang wanita terlihat lebih cantik. “Penemuan ini sepertinya sangat beralasan,” ujar Dan Ariely, seorang profesor yang mengamati perilaku ekonomi di Program MIT di Media Arts and Sciences and Sloan School of Management. “Pria sangat sensitif kepada wanita yang menarik. Sementara kaum wanita justru lebih peka terhadap tinggi badan dan penghasilan seorang pria,” tambah Ariely, yang tak terlibat dalam penelitian baru-baru ini. Dalam pasangan dimana kaum suami lebih menarik, baik suami maupun istri kurang mendukung satu dengan lainnya.


McNulty menyarankan para istri untuk mencerminkan dalam beberapa hal tingkat dukungan yang mereka dapat dari para suami. “Kaum suami yang kurang menarik daripada istrinya mungkin merasa bahwa ia mendapatkan sesuatu yang lebih daripada yang mungkin bisa ia dapatkan,” ujar McNulty kepada LiveScience. “Ia mendapatkan sesuatu yang lebih baik padahal penampilannya biasa-biasa saja, jadi ia berusaha keras untuk menjaga agar hubungan asmara mereka tetap baik.” Pria dengan tampilan lebih baik dari pasangan mereka secara teori mungkin lebih di atas angin karena mereka merasa bisa mendapatkan wanita yang lebih cantik dibandingkan pasangan mereka saat ini, tutur McNulty.

Ungkapan “rumput tetangga lebih hijau” membuat kaum pria ini kurang puas dan kurang dapat menjaga hubungan perkawinan mereka. Isu Fisik yang menarik pada suami tidak sepenting kepada wanita, saran peneliti. Agaknya kini kaum wanita pun sudah lebih cerdas.

Sumber: http://yafi20.blogspot.com/2010/10/alasan-cewek-cantik-memilih-cowok-jelek.html
Read More..