Jumat, 28 Februari 2014

Penjelasan Terkini Ustaz Nasrudin Berkenaan Isu Make Up

25 Julai, 2012

Ramadhan Kareem ! Sahabat semua ....

1. Sedarkah kita sekarang berada di bulan Ramadhan Al Mubarak ? Bulan penuh dengan keberkatan, kerahmatan dan keampunan Allah swt.

2. Justeru itu , saya harap sangat - sangat agar kita tidak panjangkan isu make up muka pada peristiwa Debat Sinar Harian yang bertajuk : PRU 13 , Orang Muda Pilih Siapa ? baru - baru ini.

3. Saya bersetuju bahawa juru touch up wanita tidak sewajarnya bertindak sedemikian ke atas lelaki bukan mahramnya. Saya telah pun menegur pihak penganjur supaya menyediakan petugas juru touch up lelaki untuk lelaki pada masa - masa akan datang. Teguran itu dibuat sebaik sahaja majlis debat selesai. Penganjur bersetuju dengan teguran saya.
4. Saya sendiri sukar mengelak apabila diserbu oleh satu team petugas touch up muka sewaktu rehat selepas pusingan pertama debat baru - baru ini. Insiden itu dijadikan modal oleh pihak tertentu untuk menyerang peribadi saya. Sedang ia berlaku tanpa rela dan saya tidak sempat mengelak diri kerana saya berada di atas kerusi pentas debat berdepan ratusan penonton dalam auditorium. Saya pun tidak menjangka mereka datang menerpa untuk touch up muka sewaktu rehat [untuk beri laluan kepada iklan tv penaja iaitu Astro Awani ]

5. Pun begitu, apa yang berlaku sangat dikesali. Terima kasih kepada semua pihak yang melontarkan nasihat dan teguran. Insyaallah di lain masa kami akan lebih berhati - hati. Dengan ini, Saya merayu agar gambar yang memaparkan Sahabat saya Ustaz Fathul Bari disolek itu dipadamkan dan tidak disebarkan.

Kita berpolitik secara matang dan berhemah tanpa perlu kita menyelak keaiban peribadi sesiapa. Sungguhpun saya berbeda pendapat dan berdebat dengan Ustaz Fathul Bari, suka saya tegaskan di sini, ianya tidak menghilangkan rasa hormat saya pada beliau dan saya tidak setuju beliau diaibkan sedemikian rupa.
FB Ust. Nasruddin
Read More..

Kamis, 27 Februari 2014

Anak Tiri Dianiaya hingga Tewas karena Habiskan Lauk


SELASA, 10 APRIL 2012

Dameria (3) terkapar di RSUD Hanafie Muara Bungo, dan akhirnya meninggal dunia.




MUARA BUNGO - Sumiati (24) ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap Dameria (3), anak tirinya, hingga tewas.

Ibu tiri muda dijerat pasal berlapis tentang penganiayaan dan KDRT dengan ancaman 15 tahun penjara. Kapolres Bungo, Jambi, AKBP Budi Wasono melalui KBO Ipda Subhan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyidikan.

"Saat ini kami baru memeriksa tersangka, dan ia mengakui perbuatannya," ujarnya, Senin (9/4/2012).

Sumiati yang ditemui di mapolres mengenakan celana pendek dan kaos oblong abu-abu terlihat tenang. Wanita berambut panjang mengaku menyesal.

"Saya tidak tahu akhirnya jadi begini. Saya tahu dia (Dameria) meninggal dari anggota polisi. Saya menyesal," katanya kepada wartawan.

Peran Sumiati sebagai ibu tiri dilakoni sejak 2009. Berawal dari perkenalan dengan seorang tukang ojek, Ahmad (31), ayah Dameria. Waktu itu, Sumiati merantau dari Tembilahan, Pekanbaru, ke Muara Bungo.

"Suami saya dulunya Kristen, dia rela masuk Islam karena mau menikahi saya. Waktu itu dia janji anaknya diasuh paman dan ibunya," tutur Sumiati, seraya mengatakan beberapa minggu setelah menikah, anak pertama suaminya diserahkan pamannya untuk diasuh.

Lebih jauh Sumiati menuturkan, tubuh anak tirinya mulai kurus sejak sebulan lalu. Kala itu, Dameria sakit demam.

"Dia memang saya tampar satu kali, karena dia ngabisi lauk. Saya sayang kok sama dia," tukasnya.

Terkait kondisi Dameria yang kurus, Nia, panggilan sehari-hari ibu tiri muda ini, membantah tidak memberi makan anak tirinya. "Dia (Dameria) dikasih makan. Dua kali sehari makannya," jelas Sumiati.
Read More..

Selasa, 25 Februari 2014

Ciri ciri Pria Feminis

Ciri-ciri Pria Feminis - Setiap orang memiliki sifat yang berbeda. Entah sifat tersebut berasal dari lahir atau juga pengaruh dari lingkungan. salah satu sifat yang unik adalah Feminis. Siapa saja bisa memiliki sifat ini, tetapi umumnya yang memiliki sifat ini adalah wanita. Ada juga pria yang memiliki sifat feminis, ini dia Ciri-ciri Pria Feminis yang dituliskan Gadis Arivia dalam bukunya Feminisme: Sebuah Kata Hati. :

1. Memiliki rasa peduli
Berbahasa feminis, melatih laki-laki untuk peduli terhadap lingkungan terdekatnya, seperti keluarga, lalu menjalar ke tingkat lebih luas dalam masyarakat. Dengan kepedulian ini, laki-laki sensitif pada hati dan perasaan orang lain. Altinjauan, laki-laki dapat menjadi pendengar dan pemerhati yang baik dalam bidang apapun.

2. Toleran
Toleransi menjadi senjata ampuh untuk melawan agresivitas, konflik, dan sikap fundamentalis. Laki-laki yang mengembangkan sikap toleran berarti yakin dengan pluralisme. Bukankah individu yang meyakini dan menghargai pluralisme menjadi lebih toleran? Dengan toleransi tinggi, konflik berpasangan yang merugikan salah satu pihak akan terhindarkan, hubungan berpasangan pun lebih setara dan memberikan keadilan baik pada laki-laki, dan terutamanya perempuan.

3. Berbudaya
Laki-laki yang tertarik pada seni, sastra, musik, dan teater memiliki pendekatan budaya dalam dirinya. Sedangkan, salah satu sumber pluralisme adalah budaya. Bisa Anda bayangkan, bagaimana laki-laki yang berbudaya ini menjalani kesehariannya, dengan sikap toleransi tinggi yang berakar dari keyakinannya atas pluralisme dan bersumber dari budaya. Nilai positif yang akan muncul pada diri laki-laki berbudaya adalah budaya membangun, bukan destruktif. Laki-laki berbudaya tentu akan mendukung pasangan atau perempuan di sekelilingnya, dan bukan merusak atau melakukan kekerasan terhadap lawan jenisnya.

4. Membebaskan
Dalam relasi interpersonal, laki-laki feminis mengumbar aura kebebasan dan bukan kesesakan dada. Relasi yang dibangunnya dengan setiap individu bersifat demokratis dan parsipatoris. Artinya, ia berusaha untuk berpartisipasi dalam setiap pikiran dan tindakan partner-nya. Sikap yang membebaskan ini memberikan pengaruh positif pada diri partner-nya untuk berkembang, bukan meninggalkan rasa bersalah, ketakutan, dan penolakan.

5. Menggunakan bahasa positif
Laki-laki feminis menggunakan bahasa yang memberdayakan. Yakni bahasa yang menghindari kosa kasa yang merendahkan. Laki-laki ini menggunakan bahasa sebagai ajang komunikasi untuk saling menikmati percakapan dan memahami diri masing-masing. Bahasa yang digunakan bukan untuk mengatur strategi saling menjebak.

6. Memahami pembagian kerja domestik
Laki-laki feminis akan selalu peduli pada beban domestik. Ia paham dan peduli pada beban kerja domestik. Pengaturan kerja domestik dilakukan dengan kesetaraan. Artinya, laki-laki feminis tidak malu untuk mencuci baju, memasak, dan membersihkan rumah. Membuatkan teh atau kopi untuk pasangannya tidak membuatnya merasa kurang macho. Menggantikan popok bayi dan merawat anak merupakan suatu kewajiban yang dijalankannya dengan rasa bahagia.

7. Peduli hak reproduksi
Gadis menuliskan salah satu kontribusi angka kematian ibu yang tinggi adalah tidak pahamnya pria akan pentingnya hak-hak reproduksi perempuan. Keterlibatan pria pada kehamilan perempuan dan konstrasepsi sangat penting. Pria feminis mau belajar tentang seluk-beluk reproduksi perempuan karena ia peduli pada kehidupan pasangannya.

8. Menggairahkan dalam aktivitas seksual
"Pria feminis selalu bersikap sensitif pada kebutuhan-kebutuhan seksual partner-nya," kata Gadis. Orgasme perempuan selalu diperhatikan dan dijadikan fokus dalam setiap aktivitas seksualnya. Percakapan seksual selalu dipastikan terbina dengan sehat. Tujuannya agar aktivitas seks menjadi suatu kenikmatan secara fisik dan psikis.

9. Transparan
Laki-laki feminis memberlakukan anggaran dengan transparan dalam pengaturan keuangan. Ekonomi keluarga berkaitan erat dengan kesejahteraan dan kebahagiaan. Karenanya, ia menyadari perencanaan yang melibatkan pasangannya dibutuhkan untuk membangun masa depan yang lebih bertanggung jawab. Transparansi anggaran rumah tangga inilah yang menjauhkan dirinya dari praktik korupsi. "Korupsi menjadi bagian yang merusak rumah tangga," jelas Gadis.

10. Antipoligami
Laki-laki feminis menjunjung tinggi nilai keadilan dan kesetaraan. Ia tidak dapat hidup dengan pasangan yang bergantian dalam satu perjanjian. Kebebasan pria feminis dipertanggungjawabkan dengan loyalitas dan hormat pada pasangannya. Dengan berpegang pada prinsip ini, laki-laki feminis menolak dan antipoligami.

Sumber: kompas.com
Read More..

Senin, 24 Februari 2014

Puan Ahmad 116 tahun ingin berkahwin kali ke 7

SABTU, 3 MAC 2012

Puan yang berusia 116 tahun bersama anak, cucu dan cicitnya ketika program Jalinan Mesra Bersama Warga Emas yang diadakan di rumahnya.




KANGAR - Wanita tertua di Perlis, Puan Ahmad, berusia 116 tahun, yang menjanda sejak lebih 30 tahun lalu, masih menyimpan hasrat untuk bertemu jodoh dengan lelaki yang mampu menjaganya sebelum menghembuskan nafas terakhir.

“Pilihan kali ini biar di kalangan lelaki yang mampu menjaga tok. Tok tidak mahu lelaki yang laih (sudah tidak larat) seperti sebelum ini yang semuanya terlebih dulu meninggalkan tok buat selama-lamanya.

“Bagaimanapun, semuanya ketentuan Allah kerana ia membabitkan jodoh... jika hampa (pemberita) tanya sama ada tok nak kahwin lagi untuk kali ketujuh... memang tok teringin nak kahwin.

“Tok tak malu nak sembunyi hasrat untuk berkahwin yang mungkin kali terakhir jika bertemu jodoh sesuai. Ciri-ciri pilihan suami kali ini biarlah lebih bertenaga daripada tok,” katanya yang mampu mendengar dengan jelas dan mempunyai penglihatan yang baik ketika ditemui di rumahnya di Padang Keria, Sanglang, dekat sini, semalam.

Puan pernah berkahwin enam kali dan mempunyai empat anak selain 19 cucu dan 47 cicit. Bagaimanapun, semua enam suami yang dikahwini sudah lama meninggal dunia.

Mengulas lanjut, Puan berkata, dia hasrat memperoleh jodoh di kalangan lelaki lebih muda daripadanya bagi membantu melakukan kerja harian di rumah bagi mengelak bebanan terus kepada anak.
Read More..

Minggu, 23 Februari 2014

Lagi nahas bas ekspres

KEADAAN bas ekspres Transnasional yang terbabit kemalangan selepas terlanggar pondok bas di Kilometer 12 Jalan Lipis-Merapoh, dekat Kuala Lipis, semalam. 

KUANTAN  - Tidak sampai 24 jam selepas kejadian kemalangan bas yang mengorbankan seorang penumpang lelaki di tali air di Kampung Sungai Miang, Pekan, satu lagi kemalangan membabitkan bas ekspres berlaku di Kilometer 12 Jalan Lipis-Merapoh, dekat Kuala Lipis malam tadi.

Kemalangan yang berlaku pukul 11.45 malam itu bagaimanapun tidak mengakibatkan kematian. Namun, tiga daripada penumpang bas itu parah termasuk salah seorang dipercayai anggota bomba hancur kaki kirinya.

Selain mereka, lima penumpang lain termasuk seorang wanita hamil yang cedera kini dirawat di Hospital Kuala Lipis (HKL).

Ketua Polis Daerah Lipis, Supritendan Abdul Razak Hassan berkata, siasatan awal mendapati bas ekspres Transnasional itu membawa 31 orang penumpang menghala ke Kota Bharu, Kelantan dari Kuala Lumpur.

Menurutnya, sebaik sahaja tiba di tempat kejadian, pemandunya berusia lingkungan 40-an dipercayai hilang kawalan lalu melanggar pondok bas di tepi jalan.

Bas itu kemudian merempuh pembahagi jalan sebelum terbalik, katanya ketika dihubungi di sini hari ini.

Kelmarin, seorang penumpang maut setelah terperangkap dalam bas ekspres yang terbalik di dalam tali air di Kampung Sungai Miang.

Kejadian berlaku pukul 8.15 malam di Kilometer 20 Jalan Pekan-Nenasi, membabitkan bas ekspres Transnasional yang dalam perjalanan dari Johor Bahru ke Kuantan.

Abdul Razak memberitahu, kesemua mangsa berjaya dikeluarkan oleh sepasukan anggota Balai Bomba dan Penyelamat Lipis sebelum penumpang yang cedera parah termasuk mangsa putus kaki kiri dikejarkan ke HKL untuk menerima rawatan lanjut.

Abdul Razak berkata, proses untuk mengeluarkan mangsa mengambil masa lebih dua jam termasuk kerja-kerja mengangkat dan mengalihkan bas ekspres berkenaan dengan menggunakan kren.

Polis telah mengambil keterangan sebahagian daripada penumpang yang mengalami cedera ringan sebaik saja mereka selesai menerima rawatan di HKL.

Pemandu bas dan pemandu kedua tidak mengalami sebarang kecederaan. Mereka kini ditahan untuk membantu siasatan mengikut Seksyen 43 (1) Akta Pengangkutan Jalan 1987, katanya.


source
Read More..

Sabtu, 22 Februari 2014

‘Tahlil atuk kini untuk mak’

Pekan: “Ibu mahu mengadakan kenduri arwah atuk hari ini (semalam). Tidak sangka hajatnya bertukar menjadi majlis kenduri arwah untuk dia dan dua adik,” kata Mohd Zulhilmi Razali, anak Rosmah Othman yang maut dalam kemalangan di Kilometer 40 Jalan Pekan-Rompin, di sini, petang kelmarin.
Kemalangan yang berlaku jam 5.30 petang itu mengorbankan dua adik Mohd Zulhimi iaitu Mohd Haikal Syukri, 19, Norzafirah, 12, manakala seorang lagi, Nurul Najila, 7, cedera parah. 
Dalam kejadian itu, ketiga-tiga mereka maut selepas Perodua Kancil dipandu Rosmah, 47, bertembung dengan lori milik Jabatan Kerja Raya (JKR). 
Mohd Zulhilmi, 20, berkata, kali terakhir dia bertemu ibunya, ketika menukar kereta di sebuah pusat beli-belah di Kuantan, jam 1 petang kelmarin.
Foto
KEADAAN kereta yang dinaiki empat sekeluarga.

“Kami berjumpa setengah jam kerana ibu mahu segera pulang.
sumber:
language="javascript" src="http://com/servlet/ajrotator/847945/0/vj?z=admaxasia2&dim=280733&pid=910f402a-9ffb-4ed1-8a31-80a1a50c9df3&asid=729fee93-bc62-4ef0-aa34-e6a62a90d508">




Read More..

Jumat, 21 Februari 2014

Tentera perjuangan Islam bersama sama dalam perjuangan PAS

Harakahdaily

Hazayani Zakaria, 17 Nov 2012  

Kami tentera perjuangan Islam - DHPP

  KOTA BHARU: Dewan Himpunan Penyokong PAS (DHPP) menyifatkan diri mereka sebagai "tentera perjuangan Islam" dan secara sukarela bersama-sama dalam perjuangan PAS.

Perwakilan DHPP, K.Deepakaran berkata, ahli DHPP sudah faham perjuangan PAS dan tiada sesiapa yang memaksa mereka menyertai parti itu.

"Kita ikhlas dan sukarela nak memberi sokongan kepada sebuah parti Islam di Malaysia iaitu PAS.

"Saya selalu katakan DHPP adalah tentera perjuangan Islam. Kenapa saya katakan kami tentera Islam? kerana Islam untuk semua, Islam hadir untuk semua dan terima kasih untuk logo PAS For All," kata beliau sewaktu membahaskan ucapan dasar Presiden di Muktamar Tahunan PAS Kali Ke-58 di Putik hari ini.

Setiausaha DHPP itu juga berkata, usaha sesetengah pihak menakut-nakutkan DHPP terhadap PAS dan Islam menemui kegagalan apabila semakin ramai orang bukan Islam menganggotai DHPP dan bersama-sama dalam PAS.

"Objektf DHPP adalah merapatkan hubungan antara kaum. Pandangan orang bukan Islam, kalau kai sertai DHPP, kene peluk Islam, kena potong itu, macam-macam lagi.

"Apa yang ditakutkan lagi, kalau sokong PAS lama kelamaan tiada tempat ibadat untuk Hindu dan Buddha tapi pimpinan PAS boleh mengadakan perbincangan dengan pimpinan agama lain.

"Kami sudah faham kerana DHPP sudah ditarbiyah. Dulu kami tak faham, tapi sekarang kami faham setelah ditarbiyah. Tak ada paksaaan dari parti PAS," katanya disambut laungan takbir sidang muktamar.

Beliau juga berharap tiada ahli PAS yang menganggap DDPP sebagai ancaman kepada parti itu sebaliknya bersama-sama berganding bahu menguatkan parti itu.

"Kita adalah aset untuk PAS. kita datang nak membantu, jangan sesekali anggap DHPP sebagai ancaman kepada PAS.

"Kalau dahulu memang PAS untuk orang ISlam sahaja tapi sekarang PAS sudah terbuka kepada semua jadi kami juga ingin sama-sama berjuang dalam PAS," katanya.

Sementara itu, beliau meminta PAS dan Pakatan Rakyat menyelesaikan isu ketiadaan mykad di kalangan India dan Cina yang gagal diselesaikan kerajaan BN.

"Kira-kira 3,000 orang India termasuk Cina yang belum ada kad pengenalan. Jadi kami minta perkara pertama yang perlu diselesaikan selepas Pakatan Rakyat ke Putrajaya adalah soal kad pengenalan," katanya
Read More..